Angka Pengeluaran Sydney - Menanti Sambutan untuk Montolivo di Firenze

Angka Pengeluaran Sydney - Menanti Sambutan untuk Montolivo di Firenze

Jayatogel adalah situs pilihan agen bandar togel dan pemain togel, togel online terpercaya dengan pasaran togel terbaik, togel dengan komisi dan potongan terbesar dan pembayaran tercepat -                  Riccardo Montolivo pernah jadi pujaan publik Artemio Franchi dengan aksi-aksi menawannya dalam seragam Fiorentina. Akhir pekan ini tifosi La Viola bisa melihat aksi Montolivo lagi, bukan dalam ungu-ungu melainkan merah-hitam.

Montolivo memang aslinya adalah produk binaan akademi Atalanta yang memulai karier profesionalnya tahun 2003 dan setelah dua musim berseragam Nerazzurri, ia kemudian dibeli Fiorentina di musim panas 2005 dengan status kepemilikan bersama.

Awal karier Montolivo di Fiorentina tak berjalan mulus karena ia cuma mendapat 22 kali main dan mencetak satu gol di masa kepelatihan Cesare Prandelli. Barulah di musim 2007-2008 ia perlahan menemukan sentuhannya di atas lapangan hijau dan langsung jadi andalan 'Si Ungu' di lini tengah.

Dia cetak gol luar biasa di awal musim 2007/2008 dengan tembakan lob ke gawang Empoli dan pemain 28 tahun itu dianggap sebagai salah satu talenta terbaik yang dimiliki Italia. Kebintangan Montolivo mulai terlihat ketika ia menjadi kapten tim di musim 2010/2011.

Ia kemudian jadi salah satu sebab mengapa Fiorentina bisa kembali lagi ke Liga Champions di musim 2009/2010 dan selama bermukim di Artemio Franchi, pujaan suporter tuan rumah itu bikin 17 gol dari 219 penampilan. Sampai akhirnya musim lalu ia menolak perpanjangan kontrak yang diajukan manajemen klub.

Berderet klub-klub Italia coba meminangnya namun akhirnya hatinya tertambat pada AC Milan dan tak sulit baginya untuk langsung jadi jenderal permainan di lini tengah Milan. Sampai musim berjalan saat ini, Montolivo yang punya darah jerman dari ibunya main 34 kali dan bikin tiga gol.

Perannya sebagai deep lying playmaker atau dalam bahasa Italia disebut Regista membuatnya bebas berkreasi. Itulah mengapa Milan saat ini bisa bangkit dari keterpurukan di awal musim untuk duduk di posisi ke-3 klasemen.

"Saya tidak menyadari betapa bagusnya dia, dia bisa jadi pemimpin tim ini untuk waktu yang lama," puji kapten Milan, Massimo Ambrosini, seperti dilansir situs resmi klub.

Akhir pekan ini akan jadi pekan yang emosional boleh dibilang untuk pemain kelahiran Caravaggio itu karena ia akan kembali ke "rumah" tempat ia tumbuh hingga jadi seperti sekarang, Florence atau dalam bahasa Inggrisnya disebut Firenze. Milan akan menantang Fiorentina yang juga jadi pesaing mereka dalam perebutan tiket ke Liga Champions.

Publik tentu menantikan bakal seperti apa sambutan pendukung Fiorentina nantinya, apakah masih akan mengelu-elukan namanya atau justru mencemoohnya. Namun yang pasti adalah Montolivo tetap menganggap Fiorentina sebagai bagian terpenting hidupnya, seperti yang ia tuliskan dalam surat terbuka kala memutuskan hengkang musim panas lalu.

"Dalam kehidupan sehari-hari dan juga profesionalisme, suatu hubungan bisa berakhir dan tidak selalu dimengerti oleh setiap orang tanpa adanya rasa sakit hati," ujar Montolivo ketika itu.

"Meskipun sebagian melihatku sebagai musuh, saya hanya bisa mendoakan Fiorentina, Florence, eks rekan setim dan seluruh orang yang bekerja setiap harinya di klub dengan penuh dedikasi dan semangat, selalu mendapat kebahagiaan dan kesuksesan."

No comments:

Post a Comment

Post a Comment